7Contoh Narrative Text Fable – Fox and A Cat. 8 Contoh Narrative Text Fable Singkat dan Terjemahannya – The Fox and The Grapes. 9 Contoh Teks Narrative Fable dan Terjemahannya – The Ant and the Dove. 10 Contoh Narrative Text Legend Singkat – The Legend of Surabaya. 11 Contoh Teks Narrative Bahasa Inggris – The Story of Toba Lake.
Dalamcerita yang sama, monyet itu tidak bebas. Akan tetapi, berhasil dipotong pak tani dan disate. Dalam cerita Sunda justru kedua binatang itu selamat semua akibat kecerdikan keduanya. Kura-kura dan monyet dalam cerita rakyat Sunda merupakan pasangan antagonis. Keduanya selalu berselisih adu kecerdasan, namun selalu saling bertemu kembali.
Terbaru! Soal UN Bahasa Indonesia SD Tahun 2019/2020. 16. Makna puisi pada kalimat terakhir bait kedua adalah . 17. Maksud dari puisi di atas adalah . A. Bencana yang telah mengguncang Pulau Jawa. B. Selat Sunda dilanda gelombang pasang. Jawaban: C. Tsunami Selat Sunda menyadarkan manusia untuk mengingat Tuhan.
Fast Money. Contoh Dongeng Dalam Bahasa Sunda Si Kancil Dan Buaya
Dongeng merupakan suatu cerita yang tidak benar-benar terjadi, yang sifatnya hanya untuk menghibur. Jenis Dongeng Fabel ini sendiri merupakan jenis dongeng tentang binatang atau dalam bahasa sundanya sato atau sasatoan yang seakan dapat berbicara atau bertingkah laku seperti layaknya teringat waktu dulu disaat-saat bersama nenek, yang membuatku rindu. Teringat akan kasih sayangnya, perhatiannya, kesabarannya, dan yang membuat rindu kalau nenek sudah mendongengkan sebuah cerita. Sebelum tidur, nenek suka mendongengkan Juga Kumpulan Contoh Carita Babad Sunda Sejarah Patempatan di Jawa BaratDongeng tersebut kebanyakannya dongeng tentang sasatoan fabel, ada dongeng sakadang kuya jeung sakadang peucang, sakadang kuya jeung sakadang monyet, sakadang bagong jeung sakadang maung, dan dongeng bahasa sunda yang yang namanya dongeng sasatoan itu merupakan salah satu dongeng yang sangat disenangi oleh anak-anak pada jaman dahulu, sebelum adanya alat hiburan yang modern seperti sekarang ini seperti radio, televisi termasuk gadget dan DONGENG FABEL BAHASA SUNDA UP TO DATE!contoh dongeng fabel sundaDalam artikel tentang dongeng kali ini, saya sudah mengumpulkan setidaknya ada 18 buah contoh cerita dongeng jenis fabel atau dongeng yang berhubungan dengan binatang atau sato sasatoan dengan menggunakan bahasa sunda. Silahkan dipilih sesuai dengan judul dongeng yang sudah disediakan dibawah Cara Menemukan Tema dalam Sebuah Cerita DongengKumpulan 9 Contoh Cerita Dongeng Fabel Sasatoan Panjang, Pendek, Dan Singkat Bahasa sunda1. "GAGAK HAYANG KAPUJI" 2. "WAWALES KA NU TELENGES"3. "KUDA HADE BUDI" 4. "SAKADANG KUYA & SAKADANG M*NYET NGALA NANGKA"5. "DONGENG SIREUM JEUNG JAPATI"6. "SAKADANG MAUNG JEUNG SAKADANG BAG*NG"7. "SAKADANG KUYA JEUNG SAKADANG MONYET NGALA CABE"8. "DONGENG ENTOG EMAS"9. "GAJAH ELEH KU SIREUM"10. "DONGENG SI KANCIL ANU HANA'ANG"11. "HAYAM KONGKORONGOK TI SUBUH"12. "KUYA NGAGANDONG IMAHNA"13. "DONGENG FABEL INSPIRATIF KUDA NU TARA MANDI"14. "REUNGIT NU SOK DISADA NA CEULI"15. "DONGENG IKAN SEGAR, LAUK LELE BOGAEUN PAMATIL!"16. "DONGENG FABEL KUDA NGEDUL BAHASA SUNDA DAN AMANATNYA"17. "SAKADANG BAGONG NU ADIGUNG NANGTANG KA MANUSA"18. "MARI BERBAGI MAKANAN DONGENG SAKADANG PEUCANG MENTA JAMBU"Last Update September 2019Untuk sementara mungkin hanya itu dulu, lain kali akan saya tambahkan cerita dongeng fabel atau dongeng tentang sasatoan bahasa sunda yang lainnya yang juga memiliki atau mengandung pesan moralnya didalamnya Pembelajaran Tentang DongengSastra Sunda merupakan salah satu kekayaan budaya sunda. Sastra sunda itu banyak sekali, diantaranya adalah dongeng sunda. Dongeng adalah cerita yang tidak masuk akal dan tidak benar-benar kejadiannya, biasanya menceritakan tentang kejadian-kejadian jaman kalau dilihat keadaan dijaman sekarang, anak-anak khususnya yang tinggal di tatar sunda kebanyakan tidak mengenal bahkan sama sekali tidak mengetahui tentang dongeng. Oleh sebab itu, selaku generasi muda yang tinggal di tatar sunda harus memiliki kewajiban mengenalkan dan mengajak anak-anak supada menyukai dengan sastra sunda terutama dongeng dalam bahasa sunda itu banyak sekali rupanya diantaranya ada fabel, parabel, legenda, mite, sage, pamuk dan dongeng Berkembangnya DongéngGelarnya sastra lisan di tatar sunda kira-kira dipengaruhi oleh pengaruh hindu, pada jaman ini semua sastra yang ada tidak diketemukan nama pengarangnya siapa anonim.Tidak seperti pantun, cerita-cerita mithologia, pabél, jangjawokan, asihan, jampé-jampé, kawih, dan seterusnya. terlihat jelas bahwa sastra lisan ada lebih dulu jika dibandingkan dengan sastra tulis. Sastra lisan ada setelah orang sunda mengenal tradisi tulis. Karena teknologi sekarang semakin maju, banyak dongeng yang dimuat dalam majalah dan surat Dongéng Basa SundaMenurut kamus, dongéng itu cerita yang berhubungan dengan suatu tempat babad yang dibuat-buat, cerita karangan yang bukan kejadian yang mangrupa carita rékaan anu méré kesan pamohalan tur ukuranana parondokAwalnya dongeng hanya berupa bentuk cerita lisan, yang menyebar dari seseorang ke orang lainya, jadi tidak ditemukan yang mengarangnya atau anonim. Karena penyebarannya secara lisan, teks dongeng gampang sekali berubah dan merupakan salah satu golongan cerita dalam bentuk prosa. Dilihat dari bentuk dan tempatnya, dongeng biasanya menggambarkan keadaan dahulu. Tokoh-tokoh dalam dongeng bukan hanya manusia saja, tetapi juga hewan sasatoan sasatoan, buta, atau makhluk lainya, bisa juga menceritakan Dongéng1. TémaTema, yaitu ide, maksud, atau tujuan yang ingin diceritakan oleh pengarang yang ingin diceritakan oleh pengarang dalam satu cerita dongeng, yang akan dijumpai oleh pembaca saat membaca atau mendengarkan dongeng Alur PlotAlur bahasa sundanya Galur atau yang disebut juga jalan cerita atau untaian cerita adalah bagian kejadian-kejadian yang saling berhubungan dengan cerita, untuk melanjutkan suatu jalannya cerita dongeng. Alur diartikan sebagai untaian dan berhubungan kejadian yang diceritakan oleh pengarang dari mulai awal cerita hingga pada akhir bisa dibagi jadi tilu rupa nya éta galur merélé, galur mabok tengah, jeung galur TokohTokoh cerita atau pelaku yaitu orang atau pihak yang berperan di dalam suatu cerita LatarLatar setting, yaitu waktu dan tempat kejadian suatu cerita AmanatAmanat yaitu pesan pengarang yang ingin disampaikan ke pembaca. Umumnya amanat dalam dongeng tidak dijelaskan, tetapi akan terasa saat sesudah kita selesai membaca atau mendengarkan cerita hingga pada Dongéng1. Ceritanya pendek, jalan cerita dalam dongeng biasanya sederhana dan pendek. Yang menjadi alasannya yaitu cerita dingeng suka didongengkan kepada anak-anak, yang tentunya kemampuan menangkap bahasa dan ceritanya Ada bagian yang mustahil atau tidak mungkin3. Termasuk kedalam bentuk lancaran dan ugeran aturan4. Anonim atau tidak diketahui siapa nama Mempunyai fungsi dan bermanfaat sebagai alat pendidikan, hiburan, sosial, dll. Walaupun dongeng disampaikan secara santai akan tetapi mempunyai nilai pendidikan, yang utamanya mengenai tentang budi pekerti dan contoh prilaku yang baik pieunteungeun.6. Sifatnya pralogis, yaitu memiliki logika yang berbeda dengan logika Sifatnya tradisional, yaitu penyebarannya secara turun Pola mendongeng tetap atau tidak berubahFungsi DongéngKedudukan dongeng begitu pentingnya untuk masyarakat yang masih memegang teguh tradisi. Menurut kepercayaan, dulu dongeng tidak dapat dipisahkan dalam upacara ritual dongeng dari jaman ke jaman berubah. Menurut kepercayaan dahulu, pada jaman masyarakat kuno dongeng tidak dapat dipisahkan dari asal-usul upacara-upacara ritual manusia. Dongeng bisa diartikan sebagai sarana untuk menghibur anak yang mudah menangis céngeng.Tapi jika dilihat lebih dalam lagi, kedudukan dongeng bukan hanya sebatas untuk menghibur anak saja, tetapi memiliki tujuan lain seperti yang dijelaskan dibawah Agar anak kita tahu akan Agar anak kita tahu akan hubungan keluarga pancakaki.3. Agar anak kita tahu dengan asal muasal suatu Agar anak kita tahu keadaan di kampungnya, baik keadaan alamnya maupun tradisi atau adat Agar anak kita menemukan luang dalam pekerjaan dari leluhur atau nenek moyangnya untuk bekal Agar pekerjaan berat terasa lebih dari hasil penelitian yang dilakukan Bambang Sudarmoyo pada tahun 1975, bahwa dongéng dapat meningkatan Intelegence Question pada dapat memotivasi anak supaya mempunyai cara berfikir dan berprilaku yang lebih efisien untuk mencapai hasil yang lebih bagus dari sebelumnya, juga salamanya dapat meraih prestasi dengan lainya menyebutkan bahwa dongeng dapat memberikan kenikmatan, kabahagiaan batin dan meningkatkan kecerdasan bagi yang membacanya. Hal tersebut dibuktikan oleh penelitian di Amerika, yang menjelaskan bahwa anak turunan Asia di Amérika lebih cerdas jika dibandingkan dengan anak-anak turunan orang warga Asia yang tinggal di amerika tidak meninggalkan tradisi dari leluhurnya, terutama yaitu membacakan dongéng-dongéng mengenai leluhur atau nenek moyang mereka kepada Dongéng1. Dongéng Fabel SasatoanDongéng Fabél yaitu dongeng atau cerita rekaan yang isinya mengajarkan moral atau pendidikan budi pekerti, oleh sebab itu ceritanya menggambarkan sifat-sifat, watak, dan budi pekerti manusia, tapi diperankan oleh hewan atau dongeng fabel ini menceritakan hewan yang pola pikirnya seperti layaknya manusia, misalnya saja bisa bercerita dan juga dapat menggunakan akal dan fabel biasanya watak pelakunya sudah berpola, contohnya saja cerita Sakadang Kuya jeung Sakadang Monyet. Dongeng Sakadang Kuya jeung Sakadang Monyet itu merupakan dongeng asli dari Dongéng Sage BabadDongéng Sagé adalah cerita mengenai kepahlawanan yang menceritakan kejadian atau manusia, yang mengandung unsur Sagé merupakan cerita peperangan dijaman dahulu, umumnya menceritakan tokoh yang legendaris serta panjang, dan isinya tentang kepahlawanan, orang tersohor, atau perjalanan yang lucu. Contohnya Dongeng Prabu Siliwangi, Dipati Ukur, Séh Abdul Muhyi, dan Dongéng Parabel Kahirupan Jalma BiasaDongeng Parabél yaitu dongeng yang isinya menceritakan kisah seseorang yang dianggap berbeda dari orang lain. Ceritanya banyak lelucon tapi mengandung suatu nilai yang sudah tersohor dalam sastra Sunda yaitu dongeng-dongeng Si Kabayan. Bukan hanya itu, ada juga dongeng terjemahan dalam sastra asing seperti dongéng Abu Nawas, Nasarudin, Si Congcorang, dan juga Dongeng Sunda si Kabayan Jeung Nyi Iteung 10 Judul Cerita4. Dongéng MiteDongéng mité yaitu dongeng yang menceritakan kisah seseorang yang dianggap karamat oleh masarakat. Umumnya dongeng mite sangat kental dengan kepercayaan masyarakat dengan alam gaib. Cerita dalam dongeng mite umumnya mengisahkan kejadian alam dunia, manusia, dan adanya juga dongeng mite yang menceritakan ciri khas hewan, bentuk topografi, dan tanda-tanda alam. seperti nasi, jagung, dan lain Dongeng Dewi Sri, Dongéng Nyi Roro Kidul, Dongéng Munjung, Dongéng Maung Kajajadén, dan Dongéng Juga Contoh Dongeng MITE Bahasa Sunda5. Dongéng PieunteungeunDongéng Pieunteungeun yaitu dongeng yang isinya terdapat nilai pendidikan yang dapat dijadikan contoh yang baik, suri tauladan untuk kehidupan manusia. Baik itu dongeng tentang manusia biasa maupun hewan. Contohnya Dongeng Cikaracak Ninggang Batu Laun-laun jadi Dongéng PamukDongéng pamuk yaitu dongeng yang menceritakan kegagahan atau kesaktian seseorang yang biasanya ada hubungannya dengan tokoh atau kejadian sejarah. Contoh cerita pamuk di daerah Sunda dapat dilihat dari kisah cerita ”Prabu Siliwangi”.Prabu Siliwangi yaitu tokoh yang terbilang sakral di daerah Jawa Barat. Sebagaimana yang kita tahu, Prabu Siliwangi adalah seorang raja yang pernah memerintah di wilayah jawa barat, Dongéng Légénda SasakalaDongeng legenda yaitu dongeng yang menceritakan asal-usul suatu tempat, barang, hewan, atau tumbuh-tumbuhan. Dongeng sasakala merupakan golongan cerita rakyat yang sudah turun menurun, yang sudah menjadi milik satu golongan utama dalam dongeng legenda ini manusia biasa. Berdasarkan dari ceritanya, dongeng legenda dibagi menjadi tiga, yaitu dongeng Legenda Agama, Dongeng Legenda Alam gaib, Dongeng Legenda tokoh manusia dan Dongeng Legenda tempat wewengkon.Baca juga Kumpulan 15+ Judul Dongeng Sunda Legenda Sasakala Jawa BaratTeknik-Teknik Mendongénga. Membaca langsung dari bukuTeknik ini yang paling efektif, kalau guru memiliki buku dongeng yang disukai dan cocok untuk dibacakan kepada bahwa dongeng dapat dipahami oleh anak-anak, yaitu pesan yang disampaikan dalam cerita tersebut dapat diserap dan dipahami, bahwa kelakuan dalam cerita tersebut benar apa Mendongeng menggunakan ilustrasi dalam gambarTeknik ini efektif kalau dongeng yang disampaikan mengandung ilustrasi gambar dalam buku yang disenangi oleh anak-anak. Menceritakan dongeng menggunakan ilustrasi gambar maksudnya untuk menjelaskan pesan-pesan yang ada dalam Menceritakan dongeng secara langsungTeknik ini efektif digunakan kalau guru menyediakan dongeng yang dapat menarik perhatian siswa. Teknik ini merupakan teknik yang paling simpel, sebab tidak memerlukan media Mendongeng menggunakan papan flannelCara membuat papan flanel yaitu dengan cara melapisi papan dengan kain flannel yang warnanya netral, kemudian gambar tokoh-tokoh yang mewakili karakter dalam dongeng tersebut digunting sesuai polanya pada kertas, lalu ditempelkan pada papan Mendongeng Menggunakan BonékaBiasanya metode ini disesuaikan dengan umur serta pengalaman anak, karna pada umumnya anak-anak akan sangat menyukai sekali jika dongeng tersebut dibacakan sambil menggunakan begitu pentingnya untuk masyarakat yang masih memegang teguh tradisi. Dongeng dapat dipergunakan untuk menyampaikan pesan seperti pesan moral. Oleh karena itu, dongeng bisa dijadikan sebagai media pembelajaran di artikel mengenai Kumpulan 9 contoh cerita dongeng fabel tentang sasatoan basa sunda, mulai dari cerita dongeng pendek, singkat, hingga dongeng fabel dengan alur cerita yang panjang, beserta materi pembelajaran tentang dongeng. Semoga dapat bermanfaat dan terimakasih atas waktunya.
Sampurasun! Cerita fabel atau dongeng binatang bahasa Sunda disebut juga dongeng sasatoan. Salah satu dongeng hewan yang terkenal adalah kisah si Kancil atau dalam bahasa Sundanya disebut sakadang Peucang. Sakadang Peucang adalah tokoh dongeng binatang bahasa Sunda yang terkenal cerdik dan banyak akal. Dalam berbagai cerita, si Kancil sering dihadapkan dengan binatang-binatang buas yang ingin memangsanya. Tubuhnya yang kecil dan mulus sangat menarik perhatian hewan lain untuk memakannya. Di setiap kisahnya, sang Kancil selalu dapat mengalahkan musuhnya. Bukan dengan kekuatan fisiknya, tetapi dengan strategi. Seperti pada dongeng binatang Kancil mengalahkan Harimau Maung versi bahasa Sunda berikut ini. Selamat membaca… Sakadang Peucang Ngelehkeun Maung Dina beurang harita sakadang Peucang indit ka situ di tengah leuweung, maksudnya rek ngadon nginum. Ujug-ujug torojol sakadang Maung. Katembong sorot matana eta Maung teh bangun nu hayang ngerekeb Peucang. Atuh puguh we Peucang teh reuwaseun kacida. Buru-buru lumpat da sieuneun dikerekeb ku Maung. Nempo si Peucang lumpat, Maung tuluy ngeberik ngan manehna leungiteun laratan. Peucang teh lumpat na mah boyot, ngan pedah langsung nyumput di satukangeun rungkun anu buni. Maung leuleumpangan kaditu kadieu neangan, ngan Peucang luput teu kapanggiheun. Maung kacida handeueul jeung ambekna. Manehna geus teu sabar hayang gera ngadahar daging Peucang, ngan Peucang ngiles duka teuing ka mana. Maung eureun neangan mangsana, manehna diuk satengah gogoleran bari nyarande kana akar kai anu gede. Panonna anu seukeut tuluy rutret nempoan ka sabudeureun eta tempat. Sabot keur ngahuleng, Maung ngadenge sora regang katincak, “kraaak…!” Sihoreng sora eta teh regang anu potong katincak Peucang. Peucang anu disangka ku Maung geus lumpat jauh teh, geuningan aya keneh nyumput dina rungkun. Kanyahoan Peucang aya keneh teu jauh ti dinya, Maung nyampeurkeun datangna sora. Kusabab panyumputannana katohyan, si Peucang antukna kabur deui. Nempo si Peucang kabur, Maung gegeroan, “Hey Peucang! Ulah lumpat. Kaula moal ngarogahala maneh, eureun!” “Kuring moal eureun!” tembal si Peucang. “Pasti anjeun bakal ngahakan kuring.” “Sing percaya Cang! Kaula moal rek ngahakan maneh. Apanan urang teh nyobat?” Maung ngolo. “Lamun kitu, naon borahna yen anjeun moal ngahakan kuring?” “Bisi maneh cangcaya keneh, kaula rek jangji yen lamun caritaan kaula bohong, mangka kaula rela paeh dina leungeun maneh.” Ngadege pangolo kitu, si Peucang ahirna eureun lumpatna. Teu kungsi lila, Maung geus norojol nyusul. Ngan hanjakal, maung udar tina tali gadang, manehna jalir jangji. Maung ngabobodo si Peucang, sabab lamun teu dibobodo, Peucang tangtu bakal tuluy lumpat nyalametkeun diri. “Tah ayeuna maneh geus katipu ku kaula Cang!” ceuk Maung atoheun. “Naon maksud anjeun teh sobat?” si Peucang nanya panasaran. “Ayeuna mah ulah loba tatanya, geus waktuna maneh jadi kadaharan kaula poe ieu. Kaula teh raja leuweung, sing saha wae kudu tunduk ka kaula.” Si Peucang tungtungna sadar yen dirina geus ditipu ku Maung. Jangji raja leuweung saukur paisan kosong keur ngabobodo dirina. Si Peucang teu eleh geleng, manehna geuwat neangan akal keur ngaleupaskeun diri ti Maung. “Heug bae lamun kahayang anjeun kitu mah.” Ceuk Peucang saolah-olah geus pasrah. “Ngan saestuna anjeun lain hiji-hijina raja di leuweung ieu.” “Naon siah?” Maung anu geus teu sabar ngerekeb Peucang teh amarah. “Samemeh tadi kuring neangan cai nginum di situ, sabenerna mah kuring geus papanggih jeung maung salian ti anjeun. Manehna oge sarua jiga anjeun hayang ngahakan kuring. Ngan kuring hanaang, jadi ngadon nginum heula ka situ. Sanggeus kitu karek kuring manggihan deui manehna. Ku sabab kitu, samemeh anjeun ngahakan kuring, anjeun kudu ngelehkeun heula manehna.” “Lamun pamenta anjeun kitu, heug ku kaula ditedunan. Di mana manehna ayeuna?” “Manehna cicing di jero sumur di jero leuweung.” Tembal si Peucang ngayakinkeun. “Ayeuna hayu tuduhkeun tempatna! Kaula geus teu sabar hayang ngelehkeun manehna,” ceuk Maung kukubuk gede hulu. “Bener anjeun bakal bisa ngelehkeun manehna? Awakna gede jeung kuat,” si Peucang mapanas. “Geus tong loba nyarita, anteurkeun kaula ka ditu.” “Heug, hayu tuturkeun!” Sakadang peucang leumpang tiheula, sedengkeun Maung ngiclik nuturkeun tukangeun. Sanggeus mapay jalan anu nanjak jeung pungkal pengkol, maranehna anjog ka tempat anu dituju. Di belah dinya aya sumur anu lumayan jero kalawan di sisi-sisina jaradi jukut anu pararanjang. “Tah ieu tempat anu dimaksud ku kuring teh. Sok lengo ka jero. Tangtu anjeun bakal nempo maung di jerona.” Sakadang Maung tuluy leumpang ngadeukeutan biwir sumur, tuluy ngalengo ka handap. Katara pisan di jero sumur teh aya maung anu tambleg pisan jeung manehna. Teu kungsi lila maung ngagaur tarik pisan, “Auuuungg!” sorana kadenge ka sakuliah leuweung. Harita keneh tina jero sumur sarua aya sora anu ngagaur. “Tuh, manehna oge ngagaur lur!” ceuk si Peucang. “Manehna nangtang anjeun meureun.” “Naon? Manehna wani nangtang kaula?” “Bener! Mun anjeun teu percaya, sok ngagaur sakali deui. Manehna pasti bakal males ngagaur cirining manehna oge wanieun ka anjeun,” ceuk si Peucang ngayakinkeun. Sakadang Maung tuluy ngagaur sakali deui. Gaurannana leuwih tarik batan nu mimiti. Ari pek teh bener we, tina jero sumur oge sarua aya sora anu ngagaur. Maung kacida amarahna, manehna langsung luncat kana jero sumur. “Gejebur…!” sorana meni aweuhan tina jero sumur, cai na oge nepika kiruh. Tapi naon anu kajadian? Sihoreng di jero sumur teh euweuh deui maung sejen sajaba ti dirina. Sora gauran ti jero sumur tadi teh ngan saukur sora manehna sorangan anu malik. Sedengkeun maung anu katempo dina jero sumur, eta oge ngan saukur eunteung manehna sorangan sabab samemeh manehna luncat ka jero sumur, caina teh herang pisan. Kalawan pura-pura bodo, si Peucang tuluy nyarita, “Kumaha lur, anjeun geus bisa ngelehkeun manehna?” “Sihoreng maneh nipu kaula!” tembal Maung kukulutus ngarasa geus ditipu ku Peucang. “Tah eta wawales kanu jalir jangji teh,” tembal Peucang bari ngaleos indit. Teu kungsi lila, sakadang Maung mimiti beakeun tanaga keur ngojay. Saeutik-saeutik awakna ngalelep kana jero cai. *** Baca juga Dongeng Fabel Bahasa Sunda Goong Nabi Sulaiman Dongeng binatang bahasa Sunda Kancil Mengalahkan Harimau di atas menceritakan kisah seekor kancil yang akan dimangsa harimau. Kancil berlari tapi harimau membujuknya. Harimau berjanji tidak akan memangsanya, dan ia bersumpah jika mengingkari janji, harimau itu rela mati di tangan kancil. Kancil percaya, tapi harimau ingkar janji. Kancil akhirnya mengelabui harimau. Dia mengatakan bahwa sebelum pergi ke danau, dia bertemu dengan raja hutan yang ingin memangsanya. Kancil mengajukan permintaan kepada harimau, sebelum memangsanya, harimau itu harus mengalahkan dulu raja hutan yang ditemuinya tadi. Raja hutan itu tinggal di sebuah sumur di tengah hutan. Harimau setuju, lalu mereka berdua pergi ke sumur di tengah hutan. Sesampai ke tempat yang dituju, harimau melihat ada makhluk yang mirip dengan dirinya. Saat ia mengaum, dari dalam sumur pun terdengar auman yang sama. Ia marah sekali karena merasa ditantang, akhirnya harimau itu loncat ke dalam sumur. Padahal, gambar harimau yang mirip dirinya dalam sumur itu hanyalah bayangan. Sedangkan suara auman merupakan pantulan dari suaranya sendiri. Harimau itu pun mati tenggelam dalam sumur karena kehabisan tenaga untuk berenang. Sementara kancil pergi dengan selamat. Sumber dari buku kumpulan dongeng si Kancil oleh Adhi Mulyono. Diterjemahkan dan disunting sebagian untuk menyesuaikan dengan bahasa Sunda.
cerita si kancil dalam bahasa sunda